Bersama Peduli, Bersama Pulihkan Harapan: Aksi Nyata PUSKOPCUINA bersama CU Remaung Kecubung untuk Relawan Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting
Di tengah kepulan asap yang masih membumbung dan perjuangan yang tak kenal lelah, solidaritas kembali hadir menyapa garda terdepan penjaga alam. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan konservasi dunia, Taman Nasional Tanjung Puting, hingga kini masih menjadi ujian berat. Luas area yang terdampak bahkan semakin bertambah, menuntut energi luar biasa dari mereka yang berjuang di lapangan.
Menyadari situasi darurat ini, Keluarga Besar Credit Union Anggota PUSKOPCUINA melalui CU Remaung Kecubung tergerak untuk turun tangan langsung. Aksi kemanusiaan ini disalurkan sebagai bentuk dukungan nyata bagi para pahlawan lingkungan: sekitar 30 orang relawan yang siaga di posko Pesalat Camp.
Perjalanan Penuh Tantangan Menuju Titik Posko
Misi kemanusiaan ini dimulai dari Pelabuhan Kumai. Dengan menggunakan speedboat, rombongan perwakilan CU Remaung Kecubung membelah perairan demi mengantar asa ke jantung kawasan konservasi. Perjalanan dipimpin langsung oleh Ibu Eny Herlina selaku Sekretaris Pengurus CU Remaung Kecubung, didampingi oleh beberapa jajaran manajemen.
Berangkat pada pukul 13.00 WIB, perjalanan ini tidak hanya sekadar mobilitas fisik, melainkan sebuah wujud nyata kepedulian sosial yang melintasi sungai demi menyapa para relawan. Setibanya di Pesalat Camp, penyerahan bantuan disambut hangat oleh para relawan yang tengah berjibaku menghadapi titik-titik api. Setelah memastikan seluruh logistik tersampaikan dengan baik dan memberikan suntikan moril bagi para relawan, rombongan bertolak kembali dan tiba di Kumai pada pukul 19.00 WIB dalam keadaan selamat.
Bantuan dari Hati untuk Menjaga Paru-Paru Dunia
Bantuan yang diserahkan merupakan wujud gotong royong dari Keluarga Besar Credit Union Anggota PUSKOPCUINA melalui CU Remaung Kecubung. Di tengah situasi di mana kebakaran hutan kian meluas, kehadiran dan dukungan logistik ini menjadi amunisi tambahan bagi para relawan untuk terus bertahan menjaga kelestarian habitat orangutan dan flora-fauna langka di Taman Nasional Tanjung Puting.
"Bantuan ini bukan sekadar barang atau logistik, melainkan pesan bahwa para relawan tidak sendirian. Ada ribuan anggota CU yang berdiri di belakang mereka, mendoakan keselamatan dan mendukung perjuangan mereka," ungkap Ibu Eny Herlina di lokasi posko.
Bersama Peduli, Bersama Pulihkan Harapan
Apa yang terjadi di Tanjung Puting adalah pengingat bagi kita semua bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama. Ketika hutan terbakar, bukan hanya pohon yang meranggas, tetapi juga masa depan bumi yang dipertaruhkan.
Melalui aksi ini, CU Remaung Kecubung ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kepedulian. Mari terus dukung para relawan dan satwa di Taman Nasional Tanjung Puting agar kembali bangkit dari musibah ini.
Bersama Peduli, Bersama Pulihkan Harapan. Alam kita, masa depan kita bersama!
(Penulis : Dam.Okt.2026)
